Posted on January 28, 2009 by yuliawidiati
Whoaah… I am very happy when I found TimeOut: Jakarta on the bookshelf at Gramedia. I think Time Out magazine is the coolest city-life magazine that I ever read. I used to read Time Out (London) – the one and only magazine I subscribed as a poor student. Time Out has international edition: New York, [...]
Filed under: Books, review | Tagged: book, thought, time out jakarta | 4 Comments »
Posted on January 14, 2009 by yuliawidiati
Tiba-tiba mendapat pesan di facebook dari seorang teman lama. Senangnya! Soalnya dia eh beliau ini salah seorang “orang hebat” dalam perjalanan hidup saya. Saya bertemu beliau di pesawat dalam perjalanan dari Banda Aceh ke Meulaboh. Umurnya sekitar 60-an. Beliau ini insinyur yang sekarang hanya kerja jadi konsultan untuk kegiatan kemanusiaan. Nice, smart and humble.
Filed under: journal | Tagged: facebook, thought | 2 Comments »
Posted on January 4, 2009 by yuliawidiati
Saya pikir, prinsip “let if flow” dalam hidup harus disikapi dengan bijaksana. Mengutip tulisan Dee di Rectoverso: ”I’d like to find the guy who invented the proverb ‘go with the flow’ and lead him to an ocean full of hungry sharks. And see how he would flow. I’d really like to know” –(Rectoverso, Grow a [...]
Filed under: journal | Tagged: thought | 2 Comments »
Posted on November 5, 2008 by yuliawidiati
Tujuh belas menit pidato kemenangan – tanpa teks – Barrack Obama yang mengesankan. Saya merinding melihat betapa antusias para pendukungnya: tua, muda, kulit berwarna, kulih putih, hispanik… begitu bervariasinya para pendukung yang dengan bangga mengibarkan bendera kebangsaan di tangan. Berbeda tapi satu.
Filed under: journal | Tagged: thought | 3 Comments »
Posted on October 30, 2008 by yuliawidiati
Menindaklanjuti postingan saya sebelumnya… sebelumnya terimakasih ya buat yang sudah kasih komentar, termasuk yang “underground” alias kirim pm hehe really appreciated!
Sejujurnya sih, saya agak kecewa… maksudnya kecewa pada diri sendiri. bukan, bukan karena isi komentarnya,
Filed under: journal | Tagged: profile, thought | 1 Comment »
Posted on October 17, 2008 by yuliawidiati
Biasanya saya sering marah kalau ada yang memberikan komentar: “Kamu untung ya bisa jalan-jalan ke banyak tempat…” atau “Untung ya bisa bla bla bla… “ Biasanya saya menjawab dengan senyum, walau hati jengkel…. Kok untung sih. Semua itu kan harus diusahakan, dan semua itu didapat dengan kerja keras dan air mata (hehe hiperbola :p). Intinya [...]
Filed under: journal | Tagged: journal, thought | 4 Comments »
Posted on July 24, 2008 by yuliawidiati
“Drawing Conclusion”
The best part of my day is when I close my living room curtains. I have been housed for a few years now, but the novelty of pulling the curtains and shutting out the world has never really worn off.
When I was sleeping rough, I used to wander around in the early evening, just [...]
Filed under: journal, travel | Tagged: London, thought, travel | Leave a Comment »
Posted on July 24, 2008 by yuliawidiati
Lagi istirahat makan siang, makan nasi seafood bumbu Cajun. Di sebelah ada teman yang juga lagi makan siang. Belum kenal lama sih (soalnya beda bagian), tapi orangnya asyik.
(*percakapan diterjemahkan bebas*)
C: gimana kabarnya?
Y: baik… yaa, ga juga sih, ya gitu deh
C: lho, kok ga jelas? Memangnya projeknya bermasalah?
Y: sebenarnya ga juga, cuma gini nih kalau kebiasaan [...]
Filed under: journal, travel | Tagged: London, thought | Leave a Comment »
Posted on May 11, 2008 by yuliawidiati
Ada hal menarik saat kuliah “tropical environmental health” beberapa hari yang lalu. Pak pengajar memperlihatkan salah satu penelitian soal penggunaan “latrine” atau toilet… salah satunya adalah: orang-orang yang tidak pernah melihat kondisi lain selain yang dia lihat sehari-hari (bahkan mungkin seumur hidupnya) akan terbiasa dengan kondisi yang dia hadapi, walaupun mungkin jorok dan menjijikan bagi [...]
Filed under: journal | Tagged: London, thought | 1 Comment »
Posted on March 15, 2008 by yuliawidiati
Kuliah kemarin seru n lain dari biasanya, karena topik yang dibahas adalah soal ERADIKASI penyakit dan apakah program eradikasi masih cocok untuk abad 21 ini. Yang bikin seru adalah karena cara penyajiannya berbeda. Dua senior pengajar di sekolah gue (dua2nya idola gue hehe) mengajukan dua argumen yang berbeda, terus kami pindah posisi sesuai setuju atau [...]
Filed under: journal | Tagged: poverty, thought | Leave a Comment »